Sabtu, 31 Agustus 2019

Hakikat Ilmu Kimia dan Struktur Atom

HAKIKAT ILMU KIMIA
  •  PENGERTIAN ILMU KIMIA 
Nama ilmu kimia berasal dari bahasa Arab, yaitu al-kimia yang artinya perubahan materi, oleh ilmuwan Arab Jabir ibn Hayyan (tahun 700-778). Ini berarti, ilmu kimia secara singkat dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari rekayasa materi, yaitu mengubah materi menjadi materi lain. Secara lengkapnya, ilmu kimia adalah ilmu mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, perubahan serta energi yang menyertai perubahan suatu zat atau materi. Zat atau materi itu sendiri adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.
  • PENGERTIAN MATERI DAN SIFAT-SIFATNYA

Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Materi tersusun atas partikel-partikel, antara partikel satu dengan yang lain terdapat jarak ∕ kerapatan. Contohnya: batu, kayu, nasi, udara, dan air

Berikut ini adalah sifat-sifat materi:

Ø Sifat Ekstensif: Sifat materi yang dapat tergantung pada jumlah dan ukuran zat. Misalnya: massa dan berat.
  Ø Sifat Intensif: Sifat materi yang tidak tergantung pada jumlah dan ukuran zat. Misalnya: warna, bau, membeku, menguap, mencair, dan melarut. 

Sifat Intensif suatu materi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

 1. Sifat Fisika: Sifat materi yang dapat diamati tanpa materi mengalami perubahan kekal, seperti warna, bau, rasa, kekerasan, titik didih, dan titik leleh 
2. Sifat Kimia: Sifat materi yang dapat diamati saat materi telah mengalami perubahan yang kekal, seperti perubahan warna, kestabilan, dan lain sebagainya.



STRUKTUR ATOM


  • Sejarah Perkembangan Atom

1.  DEMOCRITUS 

    Democritus berpendapat bahwa jika suatu benda dibelah terus menerus, maka pada saat tertentu akan didapat akan didapat bagian yang tidak dapat dibelah lagi. Bagian seperti ini oleh Democritus disebut atom Istilah atom berasal dari bahasa yunani “a” yang artinya tidak, sedangkan “tomos” yang artinya dibagi.  Namun konsep atom yang dikemukakan oleh Demokritus tidak didukung oleh eksperimen yang tidak meyakinkan, sehingga tidak dapat diterima oleh beberapa ahli ilmu pengetahuan dan filsafat.

      

    2.         JOHN DALTON

    Pada tahun 1808, John Dalton mengemukakan gagasannya tentang atom sebagai partikel penyusun materi, yang digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil.
    Model atom Dalton, atom sebagai bola pejal yang sangat kecil.



    TEORI ATOM DALTON
    ·       Materi terdiri atas partikel-partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi disebut sebagai atom dan digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil.
    ·       Atom-atom satu unsur sama dalam segala hal, tetapi beda dari atom-atom unsur lain.
    ·       Atom-atom dapat bergabung satu sama lain secara kimia membentuk molekul dengan perbandingan sederhana


    3.         J.J THOMSON

    Pada tahun 1897 J.J Thomson menemukan adanya elektron dalam suatu atom dengan melakukan percobaan tabung sinar katoda.





    MODEL ATOM J.J THOMSON

    Atom merupakan suatu bola yang bermuatan positif, dimana pada tempat tertentu di dalam bola tersebut terdapat elektron yang bermuatan negatif. Penggambarannya sama seperti kismis di dalam roti kismis. Jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif sehingga atom bersifat netral.


                
    4.          RUTHERFORD  

    Berdasarkan eksperimen penembakan partikel alfa pada lempeng emas tipis Rutherford menemukan bahwa seluruh muatan positif terletak di pusat atom yang disebut inti atom.

          Model Atom Rutherford
    Atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan berada pada pusat atom, serta elektron bergerak melintasi inti.



    5.                NIELS BOHR
    Bohr melakukan pengamatan pada spektrum atom hidrogen. Mengacu pada teori mekanika kuantum milik Planck, Bohr memodifikasi teori atom Rutherford. Dari percobaannya pada atom hidrogen, spektrum garis menunjukkan bahwa elektron hanya beredar pada lintasan-lintasan dengan energi tertentu.
                         
              

    MODEL  ATOM BOHR

    ·       ➤Atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan disekitarnya beredar elektron yang bermuatan negatif
    ·       Dalam atom, elektron beredar mengelilingi inti atom dalam lintasan tertentu yang stasioner yang disebut kulit atau orbit.
    ·       Sepanjang elektron dalam lintasan stasioner energi akan konstan, sehingga tidak ada cahaya yang dipancarkan.
    ·       Elektron dapat berpindah dari kulit yang lebih rendah ke kulit yang lebih tinggi dengan menyerap energi. Dan sebaliknya dapat berpindah dari kulit yang tinggi ke rendah dengan pembebasan energi.


      
    2.                MODEL ATOM MODERN


     


    Ø Menurut de Broglie, cahaya dapat berperilaku sebagai materi dan berperilaku sebagai gelombang (dikenal dengan istilah dualisme gelombang partikel)
    Ø Menurut Werner Heisenberg, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti.
    Ø Menurut Erwin Schrodinger mengajukan teori yang disebut teori atom mekanika kuantum ”Kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti yang dapat ditentukan adalah kemungkinan menemukna elektron sebagai fungsi jarak dari inti atom”.





    •     PARTIKEL PENYUSUN ATOM

    Atom terdiri dari proton dan neutron yang terdapat di inti atom, keduanyamemiliki massa yang sama namun muatannya berbeda. Elektron juga bagiandari penyusun atom, hanya saja elektron berada di luat inti atom atau dikulitnya. Berikut tabel partikel penyusun atom







    Referensi :
    - http://kimia.fmipa.unpatti.ac.id/wp-content/uploads/2017/11/Kimia-Dasar-I_-Perkembangn-Teori-Atom-.pdf

    Jumat, 30 Agustus 2019

    PENDAHULUAN

    PENDAHULUAN



    Hallo sahabat kimia, selamat datang di blog saya. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang telah menyempatkan waktunya untuk singgah di blog saya. Semoga informasi yang saya berikan di blog saya ini dapat membantu sahabat agar lebih paham dan mengerti materi-materi kimia yang saya bagikan di blog saya. Selamat membaca 😊😊



    Sekian pendahuluan dari saya, terima kasih 

    ASAM-BASA

    REAKSI ASAM-BASA A.     Teori Asam Basa 1.       Asam Basa Arrhenius -           Asam adalah zat yang dapat melepas...