Jumat, 06 September 2019

BILANGAN KUANTUM


Bilangan Kuantum

Bilangan kuantum adalah suatu harga yang menyatakan keadaan orbital suatu atom.
Bilangan kuantum terdiri dari:
1)    Bilangan kuantum utama (n), menyatakan tingkat energi/kulit atom.
2)    Bilangan kuantum azimuth (l), menyatakan sub-kulit atom dan bentuk geometri orbital.
3)    Bilangan kuantum magnetik (m), yaitu menyatakan banyak dan posisi/orientasi orbital.
4)    Bilangan kuantum spin (s), menyatakan kedudukan elektron dalam suatu orbital.

A. BILANGAN KUANTUM UTAMA

➤Bilangan kuantum utama/prinsipal (n) adalah suatu harga yang menyatakan tingkat energi atau kulit dalam atom.
➤Bilangan kuantum utama merupakan dasar penentu harga bilangan kuantum lainnya.
➤Bilangan kuantum utama antara lain:






B. BILANGAN KUANTUM AZIMUT

➤Bilangan kuantum azimuth/orbital (l) adalah suatu harga yang menyatakan sub-kulit atom dan bentuk geometri orbital.
➤Harga l yang diijinkan di setiap kulitnya adalah:
 0 ≤ l ≤ (n-1)


➤Kulit-kulit atom dalam keadaan penuh terisi elektron beserta harga b.k. azimuth:





C.     BILANGAN KUANTUM MAGNETIK

➤Bilangan kuantum magnetik (ml atau m) adalah suatu harga yang menyatakan banyak dan posisi/orientasi orbital.
➤Harga m yang diijinkan di setiap sub-kulitnya:
-l ≤ m ≤ +l

➤Posisi/orientasi atau orbital adalah tempat dimana elektron bergerak di dalam atom, dan masing-masing orbital maksimal menampung sepasang elektron.
➤Sub-kulit atom dalam keadaan terisi penuh elektron beserta harga b.k. magnetik:



     D.    BILANGAN KUANTUM SPIN

➤Bilangan kuantum spin (ms atau s) adalah suatu harga yang menyatakan kedudukan dan arah rotasi elektron pada suatu orbital.
➤Bilangan kuantum spin tidak digunakan dalam menentukan keadaan orbital, hanya untuk menentukan perbedaan elektron pada orbital.
➤Karena terdapat dua elektron dalam satu orbital, sedangkan keduanya memiliki kutub padanya, maka nilai elektron yang berpasangan dalam orbital tersebut harus berbeda nilai.
➤Harga bilangan kuantum spin terdiri dari: 




E. BENTUK ORBITAL
➤Bentuk orbital bergantung pada harga bilangan kuantum azimuth (l), dan setiap nilai l memiliki bentuk orbital berbeda.
➤Orbital atom adalah sebuah fungsi matematika yang menggambarkan perilaku elektron pada suatu atom sebagai partikel gelombang. Orbital atom mempunyai tiga buah sumbu, yaitu sumbu x, y dan z, dan kemungkinan terbesar ditemukannya elektron terdapat pada titik pertemuannya yang disebut daerah orbital.
Berikut ini bentuk orbital s, p, d, dan f:



F. DIAGRAM ORBITAL
Diagram orbital menggambarkan urutan konfigurasi elektron dalam setiap kulit atom.
Konfigurasi elektron yang ditulis menggunakan bilangan kuantum harus memenuhi kaidah berikut:

1. Azas Aufbau

Pengisian elektron pada sub-kulit diisi
dari tingkat energi yang lebih rendah ke
tingkat energi yang lebih besar


Contoh:

8O : 1s2 2s2 2p4
19K : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1
26Fe : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d8



2. Aturan Hund 



Pengisian elektron pada orbital yang satu
sub-kulit, mula-mula elektron mengisi
satu di tiap orbital, baru kemudian
berpasangan.



➤Penyimpangan pengisian sub-kulit terjadi pada sub-kulit d, karena menginginkan kestabilan.
➤Sub-kulit d stabil apabila terisi 5 atau 10 elektron, sehingga apabila terdapat 4 atau 9 elektron pada sub-kulit d, maka sub-kulit d akan ‘meminjam’ elektron dari sub-kulit s.
Contoh:
4s2 3d4 menjadi 4s1 3d5
➤Sub-kulit d juga mengalami penyimpangan pada unsur-unsur lantanida dan aktinida, dimana sebelum mengisi sub-kulit f, terdapat satu elektron yang mengisi sub-kulit d terlebih dahulu.
Contoh:

6s2 4f8 menjadi 6s2 5d1 4f7


3. Larangan Pauli


Tidak ada elektron dengan keempat
bilangan kuantum yang sama dalam satu
atom


41 komentar:

  1. Nice..ditunggu postingan selanjutnyaa

    BalasHapus
  2. Sgt bermanfaat terimakasih

    BalasHapus
  3. Makasih ya kak sangat bermanfaat, ditunggu postingan selanjutnya!

    BalasHapus
  4. Mantap kakakk 👍🏻 sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. nice bermanfaat kak makasih ya buat materi nya..

    BalasHapus
  6. Liat cover blog nya jdi semangat buat baca🤗

    BalasHapus

ASAM-BASA

REAKSI ASAM-BASA A.     Teori Asam Basa 1.       Asam Basa Arrhenius -           Asam adalah zat yang dapat melepas...